Sabtu, 25 September 2010

9 Kepribadian Balita

Irna Gustia - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Mengasuh si kecil tidak akan pernah ada bosannya karena bayi atau balita sering menunjukkan beragam sifatnya. Perasaannya gampang berubah-ubah mulai dari pemalu, serius, cerita atau ingin tahu. Apa saja kepribadian balita?

Meski masih kecil menurut konsultan anak Su Laurent dalam bukunya 'Your Baby Month by Month' yang diterbitkan Esensi seperti dikutip Jumat (24/9/2010), balita sudah memiliki kepribadian.

Ia menyarankan sebaiknya orangtua tidak memberikan julukan seperti anak cerewet atau mengkelkan karena perilaku anak bisa berubah-ubah. Julukan yang melekat bisa mempengaruhi cara anak melihat dirinya tumbuh.

Berikut 9 kepribadian balita yang bisa berubah-ubah

Minggu, 22 Agustus 2010

Mengatasi Anak yang Suka Menggigit Orang Lain

img
Foto: thinkstock
Jakarta, Menggigit sebagai pelampiasan amarah merupakan hal yang wajar bagi anak usia 3 tahun ke bawah. Meskipun demikian, jangan biarkan si kecil membahayakan orang lain dengan gigitannya tersebut.

Gigitan anak kecil tidak akan terlalu berbahaya saat giginya baru mulai tumbuh, yakni sekitar usia 9 bulan. Namun jika tidak pernah ditegur lalu menjadi kebiasaan, di usia selanjutnya si kecil bisa melukai teman-temannya karena gigi susunya akan terus berkembang.

Seperti dikutip dari Parenting, Minggu (22/8/2010), cara menegur anak kecil yang suka melampiaskan kemarahan dengan cara menggigit adalah sebagai berikut.

Kamis, 19 Agustus 2010

Wifi Bahayakan Kesehatan Anak?

Kamis, 19 Agustus 2010 - 03:06 wib
Susetyo Dwi Prihadi - Okezone 
 
(foto: Ilustrasi)
OTTAWA - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa jaringan internet nirkabel seperti wi-fi ternyata dapat membahayakan kesehatan anak-anak di Kanada.

Pasalnya sejumlah anak-anak di negara tersebut mengalami gejala seperti sakit kepala, pusing, mual, dan peningkatan denyut jantung saat berada di area wi-fi.

Dalam laporannya, para orangtua menyadari kalau anak-anak mereka mengalami gejala aneh selama setahun belakangan. Bahkan ada beberapa dari mereka yang mengalami penurunan nilai di sekolahnya.

Gejala ini sendiri terjadi karena intensitas gelombang mikro dalam satu ruang kelas di Sekolah County Simcoe ternyata empat kali lebih kuat dari menara ponsel. Demikian yang dilansir Telegraph, Rabu (18/8/2010).

Apa yang dialami oleh anak-anak tersebut sebetulnya pernah terjadi pada bulan Juli tahun lalu. Seorang DJ Inggris bernama Steve Miller menyatakan bahwa dia alergi terhadap jaringan nirkabel.

Alergi yang disebabkan oleh sensitivitas elektromagnetik yang diderita Miller membuatnya sakit kepala dan pusing saat berada dalam jangkauan sinyal Wi-Fi.

Kendati demikian, beberapa peneliti sedang melakukan investigasi lebih jauh, mengenai bahaya yang timbul oleh sinyal wifi ini. Pasalnya, tidak semua orang mengalami hal yang serupa, kecuali mereka mempunya alergi.
(srn)